Menjelajahi Dunia Digital

Apa itu Wireless Charging

0 605

Kini mengisi daya ponsel tak melulu menggunakan media yang terkoneksi langsung ke arus listrik. Pemuatan daya handphone sekarang ini dapat dilakukan hanya dengan mendekatkan perangkat posel pintar Anda pada sebuah alat, sama sekali tidak memakai kabel penghubung. Media teknologi ini yang dikatakan wireless charging.

Sedangkan alat pendukung wireless charging ialah wireless charger. Saat ini alat tersebut mudah ditemukan dipasaran. Sebab sudah banyak smartphone yang memiliki teknologi wireless charging di perangkatnya. Walaupun teknologi penambahan daya ponsel pintar ini hanya berlaku bagi handphone kelas atas.

Ulasan Mengenai Apa itu Wireless Charging

Apabila smartphone Anda telah didukung dengan media tersebut tentu menjadi suatu pengalaman menyenangkan memenuhi daya ponsel tanpa menggunakan kabel charger. Karenanya, pada artikel ini akan mengulas perihal wireless charging secara menyeluruh.

Wireless PowerBank Juga Ada!

Silahkan Cek di Situs Berikut Untuk Beli :

Tokopedia : Rp 329.000

Bukalapak : Rp 281.200

Shopee : Rp 119.000


Apa yang dimaksud Wireless Charging, Cas Battery Tanpa Kabel

Teknologi pengisian baterai handphone kekinian yakni wireless charging merupakan istilah yang dipakai untuk proses cas baterai ponsel tidak menggunakan kabel charger. Di sini maksudnya yaitu mengisi daya baterai ponsel atau smartphone tak perlu lagi menghubungkan kabel charger ke handphone yang dicas tersebut.

Namun bukan berarti tak ada kabel sama sekali, hanya saja secara fisik ponsel tidak terhubung dengan kabel namun media yang mengisi baterai itu yang terhubung  ke listrik. Sedangkan hanya di letakkan di dekat alat pengisi daya kekinian itu.


Apakah manfaat wireless charging

Kinerja wireless ini pada dasarnya memanfaatkan induksi elektromagnetik yang ada pada handphone  dan juga unit charger. Di dalam charger wireless terdapat indicator yang akan mengonveksi listrik jadi magnetik. Dari daya magnetik inilah yang ditangkap ponsel pendukung teknologi pemuatan baterai kekinian, di mana lstrik diubah jadi magnetik untuk pemuatan baterai.

– Tempat port USB smartphone serta kabel USBjadi lebih awet sebab tak sering dipakai mengisi baterai.

– Dikarenakan charger ini tidak memakai kabel yang dihubungkan pada port USB, Anda hanya perlu meletakkan di atas alat casnya. Maka baterai akan mulai mengisi.

– Apabila teknologi ini dapat diberlakukan dalam jumlah yang banyak. Bisa dipastikan tempat-tempat public area akan menyediakan fasilitas umum. Misalnya terminal, rumah sakit, bandara, atau lainnya yang bisa menawarkan layanan charger wireless kompatibel dengan seluruh jenis serta merk ponsel. Hal ini disebabkan sifat media cas tersebut universal.


Perbedaan Wireless Charging dengan Kabel

Perkembangan teknologi di era digital hari ini makin memudahkan para pengguna dalam berbagai hal, termasuk urusan charging baterai ponsel. Dari dahulu pasti Anda mengenal charger kabel yang tersambung pada ponsel untuk pengisian. Namun kini telah hadir pilihan pemuatan daya secara nirkabel alias wireless, di mana tak ada satu pun kabel yang tersambung adalah solusi praktis yang lain.

Dari uraian sebelumnya sedikit mengenai Wireless Charging telah Anda pahami. Perbedaannya sendiri dapat terlihat jelas, kalau biasanya Anda memakai kabel charger untuk memenuhi pengisian daya ponsel di mana bagian port USB handphone terhubung ke kontak listrik. Sementara nirkabel atau wireless charging hanya alat yang disambung ke kontak listrik ponselnya tidak, hanya ditaruh di atas media tersebut.


Pengisian Daya Non-Kabel atau Kabel Lebih Cepat?

Foto oleh nonstopproducts.com

Untuk menjawab hal ini sebetulnya tergantung dari jenis dan kemampuan handphone serta fitur yang mendukung teknologi itu dan umumnya bervariasi. Bisa dari charger wireless mana yang Anda pakai serta smartphone yang diisi jenis apa. Dan ponsel jenis apa yang Anda bandingkan kecepatannya, sebab kesemua hal ini menentukan.

Akan tetapi dahulu nirkabel ini dikatakan fitur yang lambat untuk pemuatan daya dari kabel. Namun seiring waktu dan juga kemajuan teknologi yang makin canggih. Sekarang ini sudah tak berlaku lagi. Seperti halnya pengecasan kabel, pemuatan nirkabel pun terdapat versi teknologi yang mampu isi lebih cepat. Berikut ini istilah umum yang perlu Anda ketahui perihal penambahan daya handphone, yaitu:

– Wired Charging

Pemuatan baterai melalui kabel, di mana sejak awal waktu fitur ini telah hadir di setiap ponsel.

– Fast, Rapid, Quick, Turbo, atau Wired Charging

Adapun teknologi yang baru ini telah muncul menjadi pilihan standar sekarang ini, hanya saja teknologi tersebut mungkin hadir dengan nama yang lain. Lebih disarankan bagi Anda untuk menggunakan ini sebab jauh lebih cepat dari pengisian baterai dengan kabel biasa.

– Wireless Charging

Pengisian daya standar berbentuk nirkabel hanya saja pemuatan agak lebih lambat.

– Fast Wireless Charging

Fitur ini biasanya akan Anda temukan pada ponsel keluaran terbaru, di mana fitur ini hadir dengan tingkat kecepatan penambahan daya baterai secara nirkabel sangat cepat. Pada umumnya, fitur tersebut belum tersedia di semua smarphone.

Dari sini Anda bias melihat perbandingan kecepatan pengisian ini terlihat jelas mana yang lebih cepat dan mana yang lambat. Kalau menanyakan ponsel tua dengan kabel standar dengan smartphone modern dengan nirkabel cepat, perihal penambahan daya baterai yang lebih cepat. Maka sudah pasti jawabannya handphone modern dengan wireless cepat yang lebih unggul.

Akan tetapi bila Anda membandingkan daya kabel pengisian cepat dengan semua bentuk pemuatan nirkabel. Bias dipastikan fitur wireless lebih lamban dari penambahan daya menggunakan fast charging dari kabel. Tak diragukan charger pengisian daya tercepat untuk pengisian baterai handphone ini dapat Anda andalkan. Namun butuh charger USB-C dan kabel Lightning to USB-C untuk mendukung.


Cara Kerja Wireless Charging

Foto oleh Infineon.com

Pada umumnya media cas ini bekerja menurut prinsip induksi medan magnetik. Di mana alat tersebut akan memancarkan atau nirkabel akan menginduksikan medan magnet. Dari proses induksi ini lalu akan diterima coil receiver yang ada pada ponsel dan mereproduksi menjadi arus listrik untuk penambahan daya baterai.

Cara pengisiannya sangat simpel yakni cukup letakkan smarphone di atas pad yang umumnya berbentuk bulat yang memiliki wireless charger, secara otomatis baterai akan terisi. Anda bias memanfaatkan pad tersebut untuk menaruh ponsel ketika tidak terpakai. Jadi smartphone Anda terisi penuh terus dan tak khawatir kalau terburu-buru pergi daya baterai ponsel tetap penuh.


Syarat untuk Bisa Wireless Charging

Agar dapat mengisi baterai handphone dengan nirkabel ini terdapat beberapa hal yang dibutuhkan, antara lain:

– Wireless charging pad

Wireless atau biasa disebut charging station ini mesti terkoneksi dengan sumber daya misalnya dari kepala charger selama dipakai, USB laptop, colokan, maupun power bank. Hubungan nirkabel pad dengan sumber daya itu menggunakan USB kabel yang biasa Anda pakai.

– Wireless charging receiver atau coil receiver yang ada di ponsel

Alat yang beguna menerima daya ini mesti ada di ponsel Anda supaya bias menerima kiriman daya dari wireless pad.

Dari uraian perihal apa itu wireless charging ini dapat diketahui yakni kemudahan Anda mengisi baterai ponsel tanpa terhubung dengan kabel secara fisik handphone tersebut dan lainnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.